5
17

Cara Mencegah Obesitas Pada Anak

Kejadian obesitas pada anak di Indonesia mencapai 14,2 % pada balita dan 9,2 % pada anak 6-12 tahun. Hal tersebut menjadi kontradiktif, dimana sebagian anak di Indonesia masih ada yang mengalami gizi kurang bahkan gizi buruk. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa Indonesia telah mengalami masalah gizi ganda yang harus segera di atasi.

Pada artikel ini akan terfokus pada masalah gizi lebih atau obesitas pada anak, akan membahas cara mencegah obesitas pada anak. Mengapa harus dicegah? Karena masalah gizi selalu menimbulkan penyakit atau kelainan fisiologis pada tubuh. Dalam hal ini obesitas akan meningkatkan resiko terkena penyakit metabolik dan degeneratif bagi anak.

Penyebab Obesitas Pada Anak

PENYEBAB OBESITAS

suaramerdeka.com

Obesitas biasanya terjadi karena faktor genetik, kurangnya aktivitas fisik dan pola hidup tidak sehat. Demikian juga pada anak juga terjadi karena faktor tersebut atau kombinasi antara 2 faktor di atas. Sangat jarang disebabkan obesitas anak karena kondisi medis atau hormonal.

Anggapan masyarakat bahwa anak gemuk itu lucu juga menjadi salah satu penyebab mengapa obesitas semakin sering terjadi. Hal itu karena orang tua berlomba-lomba membuat anak mereka gemuk dengan memberikan susu formula, bahkan mulia bayi.

Dampak Sosial Obesitas Pada Anak

DAMPAK SOSIAL BAGI PENDERITA OBESITAS

sunatmodern.com

Anak yang mengalami obesitas, tidak akan bisa beraktivitas seperti anak dengan berat badan ideal. Sang anak akan cenderung diam karena susah bergerak, dan sulit melakukan aktivitas olah raga di sekolah. Biasanya anak akan sulit mendapatkan teman di sekolah.

Anak yang obesitas rentan menjadi korban bulliying di sekolah mau pun lingkungan. Hal tersebut disebabkan keadaan fisik anak obesitas. Kecerdasan anak gemuk biasanya mengalami penurunan, sehingga anda harus tahu cara menghindari obesitas anak agar anak tidak terdampak.

Resiko Penyakit Pada Anak Obesitas

BERBAGAI RESIKO OBESITAS TERBARU

berrykitchen.com

Anak yang mengalami obesitas, akan beresiko mengalami sejumlah penyakit terutama penyakit metabolik dan degeneratif. Penyakit seperti Diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, hipertensi, penyakit jantung dini, masalah pengeroposan tulang, penyakit liver dan penyakit lainnya.

Semua penyakit tersebut disebabkan karena anak mengalami kegemukan (obesitas). Anda harus melakukan upaya pencegahan obesitas anak agar tidak mengalami penyakit metabolik dan degeneratif.

13 Tips Mencegah Obesitas Pada Anak

PENCEGAHAN OBESITAS PADA ANAK

orami.co.id

Berikut adalah tips mencegah dan mengatasi kegemukan pada anak yang bisa anda coba di rumah, agar anak tetap sehat:

1. Sarapan Sehat Setiap Pagi

Melakukan sarapan setiap pagi adalah salah satu pola hidup sehat agar anak tidak mengalami obesitas. Dengan sarapan metabolisme di tubuh akan mengalami peningkatan, sehingga tidak akan terjadi penumpukan makanan sepanjang hari nanti.

2. Biasakan Makan Makanan Rumah

Makanan rumahan yang dibuat oleh ibu pasti lebih sehat dibanding makanan yang dibeli di luaran. Karena baik komposisi mau pun cara mengolahnya telah diperhatikan, dengan sedikit minyak yang tidak akan terserap oleh tubuh.

3. Kurangi Porsi Makan Terutama Nasi (Sumber Karbohidrat)

Karbohidrat diperlukan sebagai sumber energi bagi tubuh, namun jika konsumsi berlebihan akan disimpan menjadi lemak di dalam tubuh. Sumber karbohidrat terutama yang sederhana sangat mudah diserap oleh tubuh dan meningkatkan berat badan dengan cepat.

4. Tingkatkan Konsumsi Sayur

Konsumsi sayur sangat berguna bagi anak obesitas, karena kandungan serat pada sayur yang akan memberikan rasa kenyang. Sehingga konsumsi makanan akan lebih sedikit porsinya, namun kendalanya anak biasanya tidak suka sayur.

5. Tingkatkan Konsumsi Buah

Buah kandungannya hampir sama dengan sayur, tapi buah memiliki rasa manis, asam dan menyegarkan. Konsumsi buah akan menurunkan rasa lapar pada anak obesitas karena kandungan seratnya. Dan kebanyakan anak lebih menyukai buah dibanding sayuran.

6. Biasakan Berolah Raga Setiap Hari

Tidak diragukan lagi bahwa olah raga memiliki banyak sekali manfaat, termasuk untuk anak yang kegemukan. Ajak anak melakukan olah raga setiap hari untuk membakar simpanan energi pada tubuh anak. Dengan begitu berat badan anak akan bisa di turunkan secara bertahap tapi pasti.

7. Tingkatkan Aktivitas Anak

Selain berolah raga, anak gemuk harus meningkatkan aktivitas, karena biasanya anak yang gemuk lebih suka berdiam diri. Aktivitas fisik seperti bersih-bersih, membantu orang tua berkebun dan lainnya sangat membantu. Akan membakar cadangan lemak pada tubuh anak.

8. Kurangi Camilan Yang Padat Energi

Berikan camilan seperti buah dan sayur yang mengandung serat dan karbohidrat kompleks serta zat gizi lainnya, namun rendah energi. Karena tidak akan menambah cadangan lemak dalam tubuh anak. Hindari pemberian camilan yang padat energi pada anak seperti keripik, cookies.

9. Tidur Teratur

Usahakan anak tidur secara teratur agar pola hidup juga teratur, sehingga tidak meningkatkan rasa ingin makan pada anak. Jika tidur teratur, stress akan menurun dan nafsu makan juga tidak akan mengalami peningkatan. Efeknya tidak akan terjadi kenaikan berat badan.

10. Kurangi Waktu Menonton TV atau Bermain Games

Anak-anak memang sangat menyukai kegiatan yang satu ini yaitu nonton tv dan main games. Apalagi jika nonton tv sambil makan camilan kesukaan, hal tersebut dapat berdampak meningkatkan berat badan dengan cepat.

11. Kurangi Gula Dan Minuman Yang Mengandung Gula

Gula adalah karbohidrat sederhana yang akan diserap langsung oleh tubuh sebagai sumber energi. Jika konsumsi gula tinggi makan akan terjadi kelebihan energi, yang akan memperbesar simpanan lemak pada tubuh anak.

12. Minum Air Putih Sebelum Makan

Minum air putih sebelum makan akan meningkatkan volume lambung dan akan menurunkan rasa lapar pada anak. Sehingga porsi makan akan berkurang dengan sendirinya.

13. Bila Perlu Lakukan Diet Rendah Lemak

Bila berat badan tidak kunjung turun, lakukan konsultasi dengan dokter anak dan ahli gizi untuk mendapatkan advice diet rendah lemak.

Semoga dengan mengetahui fakta diatas bisa membantu anda mengatasi kelebihan berat badan anak yang berdampak buruk bagi kesehatan anak.

Baca Juga artikel

 

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply