Cara Mengatasi Anak Ngeyel Dan Susah Diatur

Pada dasarnya seorang anak adalah cerminan dari orang tua. Karena sifat seorang yang masih anak anak adalah meniru apa yang dia lihat, dia dengar, dan dia alami. Namun jika anak anda, sudah terlanjur suka ngeyel atau susah diatur. Anda setidaknya harus mengetahui bagaimana cara mengatasi anak ngeyel agar anak anda menjadi lebih menurut dan patuh kepada anda.

Bagi anda para orang tua baru yang ingin anaknya berkurang tingkat ngeyelnya atau tidak ngeyel lagi, maka anda harus membaca dengan seksama artikel yang berikut ini. Karena dalam artikel kali ini akan membahas tentang cara mengatasi anak ngeyel yang mungkin dapat anda terapkan dalam kehidupan anda. Bagi yang belum tau apa saja, yuk simak paparan yang berikut ini.

1. Memarahi Tanpa Memberikan Alasan Adalah Buruk

JANGAN MARAHI ANAK

suherlin.com

Jadi untuk mengatasi anak yang sering ngeyel adalah jangan memarahi anak tanpa memberikan kepada sang anak apa alasan dari marahnya anda kepadanya. Sebaiknya anda bicarakan baik baik kepada anak anda dengan duduk bersama atau dengan nada yang tidak membentaknya.

Karena anak suka meniru apa yang dilakukan oleh kedua orang tuanya. Maka jika anda tidak ingin anak anda menjadi seorang yang pemarah dan keras kepala atau ngeyelan maka anda juga tidak disarankan untuk melakukan hal yang demikian agar tidak dicontoh oleh anak anda.

2. Membuat Komitmen Bersama Sang Anak

Buatlah sebuah komitmen dengan anak anda yang nantinya komitmen tersebut dipatuhi oleh kedua belah pihak. Misalnya saja saat di rumah ada tamu yang sedang datang. Maka jika terjadi sesuatu semisal anak anda tiba tiba mengamuk atau marah marah, cukup anda ingatkan anak anda dengan komitmen yang telah anda buat bersamanya.

Perlu juga anda ingat bahwa sekali lagi dengan nada yang santai tidak dengan nada mengancam agar anak juga tidak merasa terpaksa dan melakukan dengan senang hati.

Dengan komitmen juga membuat anak belajar tentang tanggung jawab. Bahwa apa yang dia lakukan nantinya akan menimbulkan efek, baik besar maupun kecil yang harus dia pertanggung jawabkan setelahnya.

3. Jangan Mencela Anak Anda, Cukup Hanya Mencela Perilakunya

JANGAN MENCELA ANAK ANDA

tuturma.ma

Kebanyakan orang tua salah menangkap apa yang sebenarnya anak mereka inginkan atau lakukan. Dan juga orang tua sering hanya mengandalkan sesuatu yang ia lihat tanpa menanyakan kepada si anak apa yang sebenarnya terjadi.

Contoh kecilnya saja saat anak sedang membersihkan sesuatu yang mengakibatkan salah satu barang berharga orang tuanya jatuh dan pecah. Kebanyakan tindakan yang diambil oleh orang tua tersebut adalah langsung memarahi anak tersebut. Padahal anak tersebut berniat baik. Maka orang tua perlu mencari tau tentang apa yang sebenarnya anak mereka lakukan. Karena jika anda langsung memarahi anak anda maka anak anda akan merasa takut untuk melakukan bersih bersih lagi karena kemarahan anda

Dengan takut untuk mencoba nantinya anak anda dapat memiliki sifat pemalu atau bahkan penakut. Tentunya anda tidak ingin kan?

4. Hindari Mengatakan “Jangan” Kepada Anak

Sebagai orang tua sering sekali mengatakan jangan kepada anak jika si anak tersebut melakukan apa yang tidak disukai oleh orang tuanya. Padahal dengan mengatakan kata jangan membuat anak susah mengerti apa yang hendak ia mengerti.

Kata jangan mengakibatkan anak menjadi sedikit pengetahuan karena saat ia hendak mencari tau anda melarangnya dengan kata jangan. Sebaiknya para orang tua menunjukkan mana yang seharusnya anak lakukan tanpa mengatakan kata jangan.

Akan tetapi anda juga harus membuat larangan jika si anak mulai melakukan kesalahan tentunya dengan kata kata yang baik tanpa membuat anak takut untuk aktivitas barunya.

5. Didik Menjadi Anak Yang Kooperatif

DIDIK ANAK SUPAYA BERLAKU KOOPERATIF

voa-islam.com

Dengan menjadikan anak bersifat kooperatif akan menjadikan anak tersebut dapat menurut apa yang diperintahkan oleh kedua orang tuanya. Karena ia tau alasannya bahwa yang diperintahkan adalah hal yang baik. Jika hal tersebut kurang baik ia akan menolak.

Itulah yang disebut sifat kooperatif. Dapat mengambil keputusan sendiri jika baik akan diikuti dan jika jelek akan menolak.

6. Berikan Pilihan Kepada Anak Agar Dapat Memilih Yang Terbaik

Adanya pilihan akan membuat anak menjadi lebih merasa diperhatikan dan tidak merasa terpaksa. Anda dapat melakukan seperti memberi penawaran dengan menanya kepada si anak.  Contohnya “Adek ingin makan sekarang atau lima menit lagi? Baiklah kita sepakat saja jadi adek makan tujuh menit lagi. Jika tujuh menit lagi adek tidak kunjung makan uang saku akan dikurangi atau adek tidak boleh menonton televisi sepulang sekolah.”

Dan pastikan anda sebagai orang tua melaksanakan betul hal yang sudah menjadi pilihan anak anda. Dan jangan sampai anda sendiri tidak melaksanakannya. Jika anda tidak melaksanakannya bagaimana dengan anak anda melaksanakannya.

7. Dengan Pemberian Reward

BERI HADIAH MESKIPUN SEBUAH PELUKAN

alibrahgresik.or.id

Seorang anak yang memiliki jiwa pemimpin akan menyukai yang namanya sebuah aturan dari pada kebebasan. Kesepakatan dari pada ketidakjelasan dan serta sebuah perjanjian yang mengikat yang disertai dengan hukuman yang diberlakukan.

Dengan memberikan reward atau penghargaan anak akan merasa terpacu untuk melakukan yang lebih lagi dan bersemangat untuk mengerjakan sesuatu dengan penghargaan yang lebih besar. Tentunya hal ini juga dapat menjadi salah satu cara mengatasi anak ngeyel yang perlu dicoba.

Begitu banyak cara yang dapat orang tua baru terapkan untuk mendidik sang buah hati agar tidak ngeyel atau keras kepala. Artikel cara mengatasi anak ngeyel tersebut dapat anda jadikan salah satu wawasan anda jika anda memiliki anak yang susah untuk anda kendalikan dan susah diatur.

Baca Juga Artikel

 

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply